03 Agustus 2012

Keutamaan Sholat Berjama'ah, Bagian I


Saudaraku kaum muslimin,…. Sholat itu memiliki beberapa keutamaan. Di antara Keutamaan / Keistimewaan Shalat yaitu:

1  .Rasulullah SAW ketika ditanya tentang amalan yang paling utama, beliau bersabda:
     “shalat tepat pada waktunya” (HR. al-Bukhari dan Muslim)

2 .“Bagaimana menurut pendapat kalian kalau dipintu rumah salah seorang diantara kalian terdapat sebuah sungai dan dia tiap hari mandi lima kali disungai tersebut, masih adakah kotoran yang melekat padanya? Dijawab: Tentu tidak ada lagi. Beliau bersabda: Itulah permisalan Shalat 5 waktu yang dengannya Allah menghapuskan noda dosa”.   (HR. al-Bukhari dan Muslim)

3  “Tiada seorang muslimpun yang menghadiri shalat wajib, kemudian dia menyempurnakan wudhu’, Khusyu’ dan ruku’nya kecuali itu sebagai penghapus dosanya setahun yang lalu yang diperbuatnya, selain dosa besarnya”. (HR.Muslim).

4  . Merupakan tiang agama, jika ia tidak ada maka agama akan runtuh.
      “Pokok segala urusan adalah Islam, tiangnya adalah shalat dan puncaknya adalah jihad dijalan Allah”. (HR.Ahmad, al-Tirmidzi dan lainnya dengan sanad shahih)

5  Allah SWT menurunkan kewajiban sholat tersebut di langit secara langsung kepada rasul-Nya SAW tanpa perantaraan malaikat.

6  Sholat adalah ibadah yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat.
      Rasulullah saw bersabda : “Yang pertama kali akan dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah sholat. Jika ia baik maka baiklah seluruh amalnya, dan jika ia rusak maka rusaklah seluruh amalnya”.(HR. Thabrani dengan sanad hasan)

7  Ketika beliau saw akan menghembuskan nafasnya yang terakhir beliau saw sempat berpesan dengan suara lirih, “Jagalah sholat, jagalah sholat dan hamba hamba sahaya kalian.”

8  Merupakan kewajiban yang tidak gugur bagi seorang hamba selama akalnya masih sehat. Baik dalam keadaan sehat atau sakit, mukim atau bepergian, perang atau damai. Sholat tetap tidak boleh ditinggalkan. Ini berbeda dengan kewajiban yang lainnya.

9  Sholat adalah unsur pencegah yang kuat bagi pelakunya dari perbuatan fahisyah (keji) dan kemungkaran .

“Sesungguhnya Sholat itu mencegah (pelakunya) dari perbuatan keji dan munkar” {QS. Al-ankabut (29):45}

10 .Barangsiapa yang menjaga shalatnya, niscaya ia akan menjadi cahaya, bukti dan penyelamat (baginya) pada hari kiamat”.(HR.Ahmad,ibnu Hibban, dan Ath Thabrani)    


Adapun keutamaan sholat berjama’ah yaitu:

1. Sholat berjama'ah lebih utama dari pada sholat sendirian dengan pahala dua puluh tujuh derajat. Dalam versi lain disebutkan bahwa sholat berjamaah lebih utama dua puluh lima derajat.
Rosululloh Shallalahu alaihi wa Sallam bersabda:

((صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلاَةَ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً))  وَفِي رِوَايَةٍ((بِخَمْسٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً))

"Sholat berjamah lebih utama dari sholat sendirian dengan dua puluh derajat."(HR. Bukhari dan Muslim) Riwayat lain menyebutkan, "Dua puluh lima derajat." (HR. Bukhari)

Orang yang merugi adalah orang yang tidak mengerjakan sholat berjama'ah karena satu kali menunaikan sholat berjama'ah pahalanya dua puluh tujuh derajat. Tidak mungkin ada orang yang akan meninggalkannya, lalu ia lebih memilih sholat yang pahalanya hanya sebagian dari dua puluh tujuh bagian tersebut kecuali hanya orang yang merugi.

Namun, ada sebagaian kaum muslimin lebih suka memilih sholat sendirian yang dilaksanakannya di rumah. Padahal, dalam masalah dunia ia memilih yang lebih utama dari pada yang utama. Bila dihadapkan baginya dua pilihan pekerjaan yang sama antara yang bergaji Rp. 1.000.000,00 perbulan atau Rp. 1.500.000,00 perbulan, niscaya ia memilih gaji yang lebih besar. Kenapa dalam permasalahan akhirat memilih amal yang berpahala lebih sedikit?


2.   Pahala yang melimpah bagi siapa saja yang melangkahkan kakinya menuju sholat berjama'ah.

Sholat berjamah menjadikan seorang muslim keluar menuju masjid, berjalan kaki , dan banyak mengayunkan kaki. Dalam semua itu terdapat pahala yang besar dan kebaikan yang melimpah.

Rosululloh Shallalahu alaihi wa Sallam bersabda:
(( مَنْ تَوَضَّأَ لِلصَّلاَةِ فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ ثُمَّ مَشَى إِلَى الصَّلاَةِ الْمَكْتُوبَةِ فَصَلاَّهَا مَعَ النَّاسِ أَوْ مَعَ الْجَمَاعَةِ أَوْ فِي الْمَسْجِدِ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَهُ ))

"Barangsiapa yang berwudhu secara sempurna dengan maksud mengerjakan sholat, kemudian berangkat dengan berjalan kaki untuk mengerjakan sholat wajib, lalu ia sholat bersama kaum muslimin atau bersama berjamaah atau di dalam masjid, niscaya Alloh akan mengampuni dosa-dosanya."(HR. Muslim)

Rosululloh Shallalahu alaihi wa Sallam bersabda,
(( إِنَّ أَعْظَمَ النَّاسِ أَجْرًا فِي الصَّلاَةِ أَبْعَدُهُمْ إِلَيْهَا مَمْشًى ))

"Orang yang paling besar pahalanya dalam sholat adalah orang yang paling jauh berjalannya."(HR. Muslim)

Pahala yang melimpah yang akan diperoleh siapa saja yang berjalan menuju masjid ini, tidak hanya didapat saat menuju masjid saja, tetapi ketika kembali pun akan mendapatkannya.

Rosululloh Shallalahu alaihi wa Sallam bersabda:
(( مَنْ رَاحَ إِلَى مَسْجِدِ الْجَمَاعَةِ فَخَطْوَةٌ تَمْحُو سَيِّئَةً وَخَطْوَةٌ تُكْتَبُ لَهُ حَسَنَةٌ ذَاهِبًا وَرَاجِعًا ))

"Barangsiapa berangkat di sore hari menuju masjid untuk mengerjakan sholat berjamaah, maka setiap langkah kakinya akan menghapuskan satu kejelekan, sedangkan langkah kaki yang lain akan dituliskan baginya satu kebaikan, baik ketika berangkat maupun pulang."(HR. Imam Ahmad dan Ibnu Hibban)


3.  Para malaikat berkumpul di waktu Sholat Subuh dan Ashar dan memintakan ampun bagi yang menghadirinya.

Malaikat adalah makhluk mulia yang senantiasa melaksanakan perintah Robb mereka dan tak pernah bermaksiat kepada-Nya. Mereka memohonkan ampun kepada Alloh Subhanahu wa Ta'ala bagi siapa saja yang menghadiri Sholat Subuh dan Ashar secara berjamaah. Hal ini merupakan keistimewaan luar biasa.

Rosululloh Shallalahu alaihi wa Sallam bersabda:
(( يَتَعَاقَبُونَ فِيكُمْ مَلاَئِكَةٌ بِاللَّيْلِ وَمَلاَئِكَةٌ بِالنَّهَارِ وَيَجْتَمِعُونَ فِي صَلاَةِ الْفَجْرِ وَصَلاَةِ الْعَصْرِ ثُمَّ يَعْرُجُ الَّذِينَ بَاتُوا فِيكُمْ فَيَسْأَلُهُمْ وَهُوَ أَعْلَمُ بِهِمْ كَيْفَ تَرَكْتُمْ عِبَادِي فَيَقُولُونَ تَرَكْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ وَأَتَيْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ ))

"Para malaikat malam dan malaikat siang akan selalu bergiliran mengawasi kalian. Mereka berkumpul di waktu sholat Subuh dan Ashar. Kemudian para malaikat yang berjaga di malam hari untuk mengawasi kalian naik (ke langit). Alloh pun bertanya kepada mereka, padahal Dia lebih mengetahui tentang kondisi mereka (hamba-hamba-Nya): "Bagaimana keadaan hamba-hamba-Ku saat kalian tinggalkan?" Mereka menjawab: "Kami tinggalkan mereka sedang dalam keadaan sholat dan kami mendatangi mereka juga dalam keadaan sedang sholat."(HR. Bukhari dan Muslim)


4.   Sebanding dengan sholat separuh malam atau semalam suntuk.

Kaum muslimin akan berdecak kagum bila memaknai arti sholat berjamaah, apalagi sholat  Isya dan Subuh. Sholat Isya yang dikerjakan secara berjamaah sebanding dengan sholat separoh malam. Demikian pula, sholat subuh yang dikerjakan secara berjamaah sebanding dengan sholat semalam suntuh.

Rosululloh Shallalahu alaihi wa Sallam bersada:
(( مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ ))

"Barangsiapa sholat Isya berjamaah, maka seakan-akan ia sholat separuh malam. Dan barangsiapa sholat Subuh berjamaah, maka seakan-akan sholat semalam suntuk."(HR. Muslim)


5.  Terbebas dari api neraka dan sifat kemunafikan.

Salah satu manfaat sholat berjamaah adalah bahwa siapa saja yang mampu menjaga sholatnya selama 40 hari tanpa pernah tertinggal takbiratul ihram, maka Alloh akan menuliskan baginya dua kebebasan, yaitu terbebas dari api neraka dan terbebas dari sifat nifak.

Rosululloh Shallalahu alaihi wa Sallam,
(( مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الأُولَى كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَتَانِ بَرَاءَةٌ مِنْ النَّارِ وَبَرَاءَةٌ مِنْ النِّفَاقِ ))

"Barangsiapa yang sholat hanya karena Alloh selama empat puluh hari dengan berjamaah dan selalu mendapatkan takbiratul ihram, niscaya akan ditulis baginya dua kebebasan, yaitu terbebas dari api neraka dan terbebas dari nifak."(HR. Tirmidzi)

Dari Abu Hurairah r.a dan Nabi saw. bersabda, “Barang siapa berangkat sore dan pagi ke masjid (untuk shalat jama’ah), niscaya Allah menyediakan baginya tempat tinggal di surga setiap kali ia berangkat sore dan pagi (ke masjid).” Muttafaqun ‘Alaih: Fathul Bari II: 148 no: 662 dan Muslim I : 463 no: 669)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar